Widget HTML Atas

MENGENAL ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN

MENGENAL ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN


Apa yang Anda pikirkan tentang islam, ketika mendengar kata tersebut? Teroriskah? Pengebom? Orang arab? Atau orang-orang berpakaian semua tertutup? Untuk itu kami akan memberi tahu tentang islam yang kami pahami, dengan semboyan Islam Rohmatal Lil’alamin. 

Islam Rahmatalil’alamin merupakan sebuah agama yang kaya akan rasa cinta kasih sayang sesama makhluk, tidak hanya dalam sesama umat tetapi juga sesama makhluk hidup, menjaga, melindungi hak kewajiban, menolong, dan membantu sesama makhluk hidup. 

Dalam semua kehidupan, islam punya hak masing-masing baik manusia, hewan ,tumbuhan bahkan alam, dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, islam mengajarkan rasa merangkul bukan memukul, mengajarkan rasa sayang bukan menghajar, dan silaturahmi bukan membenci.

Adapun dalil al qur’an yaitu 

 “Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107)


Dalam artian luas Nabi Muhammad adalah manusia biasa yang diutus untuk alam semesta sebagai pemandu atau petunjuk untuk semua mahluk, tidak hanya untuk manusia tetapi seluruh makhluk ciptaan Allah SWT. Mengajarkan saling menjaga, dan melindungi dalam kebaikan serta bermanfaat satu sama lain. 

Dalam segi kehidupan apapun tercontoh pada nabi Muhammad SAW. Karena di dalam Alqur’an, nabi adalah contoh sebaik-baiknya umat atau disebut dengan “Uswatun Hasanah” yang artinya contoh yang baik.

•Dalil ini juga menjelaskan untuk saling menjaga dan melindungi antar makhluk dalam rambu-rambu islam. Kita boleh bekerjasama dengan umat non muslim asal jangan mengganggu keimanan dan urusan keislaman kita, dengan minimal tidak membenarkan apa yang di imani orang lain dalam agama Islam.

•Mengukuhkan rasa cinta, kasih sayang dan persatuan dalam konteks kepentingan bersama.
Islam tidak hanya menyayangi muslim tetapi toleransi kepada saudara kemanusiaan. Tetapi jangan terlalu longgar dalam toleransi karena semua ada rambu-rambunya dan diatur dalam islam.

Hal-hal yang harus di hindari dari pemanfaatan dalil yaitu

a. Membenarkan Keimanan Orang Kafir

Jangan sampai dengan dalil itu kita toleransi dan membenarkan agama orang kafir menurut aqidah islam yang kita yakini.

b. Berkasih Sayang Dalam Kemungkaran

Kita berusaha jangan membiarkan orang-orang yang berbuat ingkar, seperti meninggalkan shalat, pelacuran, pejudian, dan praktek-praktek kemusyrikan. Minimal bila tidak bisa menghentikan, kita mengingatkan dengan tangan/ usaha, omongan/ kritik serta tidak membenarkan dalam hati. Hal yang paling lemah adalah tidak membenarkan dalam hati.

c. Berkasih Sayang Dalam Penyimpangan Agama

Tetap menegakan syariat Islam yang kuat tanpa ada bentuk bid’ah yang merusak akidah menuju kemusyrikan, dan menyembah selain Allah SWT.

d. Menyepelekan Masalah Aqidah

Setelah kita mengetahui dalil diatas, jangan mudah terprovokasi  ”karena Islam Rahmatalill’alamin”  dengan begitu kita tidak membenarkan agama yang lain menurut islam.

KESIMPULAN

Dalam kehidupan beragama kita harus menjunjung tinggi agama kita dan toleransi kepada agama yang lain, tetapi jangan sampai keluar dari rambu-rambu aqidah yang ada. Semua hal memiliki porsi masing-masing dalam setiap kehidupan, tetapi kejahatan dalam bentuk apapun yang mengatas namakan agama tidak bisa dibenarkan.

Yang perlu digaris bawahi disini semua agama mengajarkan kedamaian, dan kasih sayang bukan pertengkaran, dan peperangan.

Terimaksih sudah membaca pendapat kami tentang islam, Semoga bermanfaat. Jangan lupa komen, request, dan share ke media social kalian untuk kemajuan bersama. Wassalamu’alaikum wr.wb.


Berlangganan via Email